Cerpen Keren: Bayangan Yang Menuntun Ke Jurang
Bayangan yang Menuntun ke Jurang Bulan purnama menggantung seperti keping perak di atas Kota Terlarang, sak…
Bayangan yang Menuntun ke Jurang Bulan purnama menggantung seperti keping perak di atas Kota Terlarang, sak…
Kau Mencintaiku Lagi, Tapi Aku Sudah Tak Punya Hati Lentera-lentera menari di atas Sungai Lan, memantulkan…
Hembusan angin malam di Paviliun Bulan membawa aroma bunga plum yang memabukkan, namun bagi Mei Hua, aroma i…
Aku Terbiasa pada Jadwal, Tapi Rinduku Tak Bisa Diatur Aula emas itu berkilauan, memantulkan cahaya ribuan…
Bayangan yang Tak Sempat Kulepaskan Bulan purnama menggantung rendah, memantulkan cahayanya pada permukaan …
Aku Menulis Kontrak Rahasia, Tapi Tak Sanggup Menulis Perpisahan Aula Emas Istana Qianyuan berkilauan diter…
Hujan di Shanghai malam itu adalah deja vu . Dinginnya meresap ke tulang, sama seperti ratusan tahun lalu, d…