Drama Baru! Janji Yang Menjadi Doa Terakhir



Baik, ini dia kisah dracin fantasi yang Anda minta, dengan sentuhan puitis dan misterius: **Janji yang Menjadi Doa Terakhir** *Lentera mengambang di Sungai Bintang, memancarkan cahaya yang menari-nari di permukaan air yang tenang. Setiap lentera adalah doa, harapan, atau mungkin, penyesalan yang terpendam. Bayangan di dinding istana berbisik, menceritakan kisah-kisah yang terlupakan, nama-nama yang ditelan waktu. Dan di atas sana, Bulan Purnama, saksi bisu segala rahasia, mengingat nama Lin Yue, seorang putri yang hilang di antara dua dunia.* Lin Yue membuka mata, terkejut. Dunia ini asing, namun terasa **FAMILIAR**. Bukan lagi kekaisaran megah yang ia kenal, melainkan dunia roh yang dipenuhi kabut dan suara-suara yang tak jelas. Ia ingat, ia telah meninggal...ditikam oleh orang yang ia percayai. Namun, kematiannya di dunia manusia ternyata hanyalah awal dari perjalanan yang lebih **DAHSYAT**. Di dunia roh, ia bertemu dengan Xiao Yu, seorang pemuda yang memiliki mata seindah zamrud dan senyum yang mampu meluluhkan hati. Xiao Yu membimbingnya, mengajarinya tentang kekuatan roh yang tersembunyi di dalam dirinya. Ia juga memperkenalkannya pada legenda kuno tentang *Pintu Gerbang Antar Dunia*, sebuah portal yang menghubungkan dunia manusia dan dunia roh, yang hanya bisa dibuka oleh seseorang dengan darah *pilihan*. Lin Yue mulai menyadari, ia bukan sekadar putri yang hilang. Ia adalah kunci. Semakin dalam Lin Yue menggali rahasia masa lalunya, semakin ia memahami takdirnya. Bayangan-bayangan di istana roh mulai menunjukkan kilasan-kilasan ingatan yang terkubur. Ia melihat dirinya, seorang anak kecil, berdiri di depan *Pintu Gerbang Antar Dunia*, didampingi oleh seorang pria berjubah hitam yang wajahnya tertutup bayangan. Pria itu berbisik, "Kau akan menjadi *senjata*, putriku. Senjata yang akan membuka jalan bagi *KEKUASAAN* kami." Kebenaran menghantamnya seperti badai. Kematiannya di dunia manusia bukanlah kecelakaan, melainkan bagian dari rencana jahat untuk membangkitkan kekuatan *Pintu Gerbang Antar Dunia*. Dan Xiao Yu… apakah dia benar-benar menolongnya, ataukah dia hanya **MANIPULASInya**? Malam itu, di bawah cahaya Bulan Purnama, Lin Yue menghadapi Xiao Yu. Matanya yang zamrud kini memancarkan dingin yang menusuk tulang. "Kau tahu, bukan?" tanya Lin Yue, suaranya bergetar. "Kau tahu tentang rencananya. Tentang *dia*." Xiao Yu terdiam. Bayangan wajahnya menari-nari di bawah cahaya bulan, menampakkan keraguan dan penyesalan. "Aku mencintaimu, Lin Yue," bisiknya. "Aku tidak ingin ini terjadi." Lin Yue tertawa pahit. "Cinta? Atau hanya **KEBOHONGAN**?" Pertempuran pun pecah. Kekuatan roh Lin Yue bergejolak, bercampur dengan amarah dan pengkhianatan. Ia bertarung bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk melindungi kedua dunia dari kehancuran. Akhirnya, dengan kekuatan terakhirnya, ia berhasil menutup *Pintu Gerbang Antar Dunia*. Di saat-saat terakhirnya, Lin Yue menyadari siapa yang sebenarnya mencintainya dan siapa yang memanipulasinya. Bayangan pria berjubah hitam itu terungkap, menampakkan wajah...ayahnya sendiri. Kematiannya di dunia roh bukan akhir. Ia akan terlahir kembali, dengan ingatan yang utuh dan tekad yang membara. *Lin Yue membuka mata, terbangun di hamparan bunga lavender, angin berbisik di telinganya, dan mantra itu terucap: "Semoga janji yang menjadi doa terakhir, mengikat kita selamanya... di antara bintang dan abu."*
You Might Also Like: Interpretasi Mimpi Melihat Ular Sanca

Post a Comment

Previous Post Next Post